Pekerjaan

Pekerjaan adalah suatu kegiatan yang tidak bergantung pada keahlian tertentu.

Ciri-cirinya:

  • Tidak mengandalkan keahlian dan pengetahuan khusus.
  • Digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  • Memiliki status yang rendah di masyarakat.
  • Menghasilkan sedikit uang.

Profesi

Profesi mengharuskan pelakunya memiliki pengetahuan yang diperoleh melalui pendidikan formal dan keterampilan dari pengalaman kerja.

Ciri-ciri profesional:

  1. Memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi di bidangnya.
  2. Memahami manusia, masyarakat, budaya, seni, sejarah, dan komunikasi.
  3. Tanggap terhadap masalah klien, isu-isu etis, dan nilai-nilai klien.
  4. Mampu bekerja sama dan melakukan pendekatan multidisipliner.
  5. Bekerja berdasarkan etika dan mengambil keputusan berdasarkan kode etik.
Perbedaan Pekerjaan dan Profesi

Profesi memiliki mekanisme dan aturan tertentu yang harus dipenuhi, sedangkan pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit.
Sebuah profesi sudah pasti menjadi pekerjaan, tetapi sebuah pekerjaan belum tentu menjadi profesi.

Profesionalitas dan Profesionalisasi

Profesionalitas adalah kualitas sikap anggota profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang dimiliki.

Profesionalisasi adalah proses menuju perwujudan dan peningkatan profesi sesuai standar yang ditetapkan.

Profesi Teknologi Informasi (TI)

Terdapat dua model klasifikasi pekerjaan di bidang TI:

  1. Berdasarkan industri atau bisnis.
  2. Berdasarkan siklus pengembangan sistem.

Profesi TI terbagi menjadi empat kelompok sesuai bidangnya:

  • Kelompok Pertama Mereka yang bergelut Di dunia Perangkat Lunak (Software).Contoh: Programmer, Web Designer, Sistem Analis
  • Kelompok kedua Mereka yang bergelut dibidang perangkat keras. Contoh : Technical Engineer, Networking engineer
  •  Kelompok ketiga mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem operasi. Contoh: EDP operator, System Administrator, MIS derector
  • Kelompok Keempat mereka yang berkecimpung didunia bisnis teknoloi informasi.

Standarisasi Profesi di Bidang TI

Menurut SEARCC (South East Asia Regional Computer Confederation), terdapat kriteria pekerjaan TI yang mencakup:Applicability lintas negara dan perusahaan, berorientasi fungsi, dapat diuji dan disertifikasi.

Meningkatkan Profesionalisme Pekerja TI

  • Dasar ilmu yang kuat dalam bidangnya.
  • Penguasaan kiat-kiat profesi berdasarkan riset dan praktis.
  • Pengembangan kemampuan profesional berkesinambungan dan proaktif terhadap perkembangan teknologi.

Organisasi dan Kode Etik Profesi

  • Organisasi profesi di Indonesia dimulai dengan IPKIN pada tahun 1974 yang kemudian menjadi Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia (ICS).
  • Kode etik mencakup norma, nilai, dan aturan profesional yang tegas untuk menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik.

Prinsip Dasar Etika Profesi

  1. Teknis
  2. Kompetensi
  3. Tanggung Jawab Profesi
  4. Prinsip Kepentingan Publik
  5. Prinsip Integritas
  6. Objektifitas
  7. Kerahasiaan
  8. Perilaku Profesional

Isu Etika dalam TI

Isu etika mencakup empat kategori:

  1. Privasi
  2. Akurasi
  3. Properti
  4. Aksesibilitas

Tantangan Profesi TI di Indonesia

  • Menghasilkan produk-produk TI dalam negeri.
  • Memanfaatkan TI untuk memecahkan masalah strategis negara.
  • Menghasilkan profesional TI yang mahir dalam hard skills dan soft skills.

Bidang Pekerjaan yang Membutuhkan Profesional TI

  • Akademik
  • Developer
  • Customizer
  • Vendor
  • User
  • Profesi lainnya (misalnya jurnalis bidang TI).